Membuat sebuah blog bisa disukai oleh google adsense bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya sudah beberapa kali saya mendaftarkan beberapa blog saya dengan domain dan hosting blogspot, belum pernah sekalipun ada yang diterima oleh google adsense.
Dari artikel-artikel yang saya baca, katanya blog itu harus sudah lama, isi blog harus original (bukan hasil copas), pengunjung harus banyak, artikel harus sudah banyak, ranking di alexa sudah ramping, dan masih banyak lagi syarat-syarat yang harus dipenuhi agar diterima Google Adsense. Sesulit itukah persyaratan yang diinginkan oleh pihak google?
Ya, syarat-syarat tersebut memang harus terpenuhi. Makanya sampai sekarang semua blog yang pernah saya bikin belum ada yang diterima oleh google. Untuk blog saya yang satu ini saya sudah Membuat Komitmen Untuk Bisa Diterima Adsense. Setelah banyak artikel tentang adsense yang saya baca, saya menyimpulkan sebagai berikut :
1. Originalitas Paling Utama
Baik itu berbentuk website atau pun blog, yang paling penting adalah unsur orisinil. Baik itu dari segi manfaat dan fungsi apabila itu berbentuk website, tidak ada tulisan copas apabila dalam bentuk blog. Jangan pernah mengaku kamu adalah blogger ketika kamu sudah bisa membuat blog di blog gratisan semacam blogspot atau wordpress tapi isi blog mu hamir semuanya hasil copas dari tulisan orang lain. Sungguh, itu benar-benar nggak disukai google sama sekali. Jangankan google, orang aja males bacanya kalau itu hasil copas.
2. Banyak Pengunjung Paling Utama
"Lho, kenapa banyak pengunjung juga yang paling utama? Kan diatas udah ditulis bahwa originalitas adalah yang paling utama?"
Sebenarnya unsur keaslian blog dan jumlah pengunjung blog yang banyak itu sejajar. Bukan sejajar sih, tapi kedua unsur tersebut harus terpenuhi. Nggak bakal diterima google adsense kalau tulisan di blog mu semua original, tapi pengunjungnya sehari 500 aja nggak ada. Dan nggak bakal diterima google juga kalau pengunjungmu dalam sehari bisa mencapai puluhan ribu, tapi semua isinya hasil copas dari blog orang. Jadi yang benar-benar paling utama harus dipenuhi adalah kedua unsur ini. Originalitas dan Banyak Pengunjung.
Nah, setelah itu baru unsur lainnya yang mempengaruhi diterima atau tidaknya blog/website kita oleh google adsense. Diantaranya :
- Jumlah artikel yang banyak
- Ranking di alexa yang ramping
- Jumlah backlink berkualitas yang banyak
- Blog sudah berumur cukup lama (minimal 6 bulan)
Penyakit para blogger pemula adalah "malas". Sebenarnya kalau seorang pemula bisa rutin menulis 2 hingga 5 tulisan diblog dengan suatu tema yang sudah ditentukan, dalam jangka waktu enam bulan saja pasti blog tersebut sudah mendapatkan banyak pengunjung.Walaupun orang tersebut belum mengerti tentang Search Engine Optimization (SEO) blog. Apalagi kalau ditambah mengerti tentang SEO blog, wahhh pasti banjir pengunjung blog tersebut tiap harinya.
Saya rasa hanya itu dulu yang bisa saya tulisa tentang Membuat Blog Disukai Oleh Google Adsense dalam tulisan ini. Kesimpulannya hanya dua unsur penting agar diterima oleh google adsense, yaitu Originalitas dan Pengunjung yang banyak.
Salam dibaliktopeng.com. (Dibalik Topeng, Informasi nyata yang kamu butuhkan)
Dari artikel-artikel yang saya baca, katanya blog itu harus sudah lama, isi blog harus original (bukan hasil copas), pengunjung harus banyak, artikel harus sudah banyak, ranking di alexa sudah ramping, dan masih banyak lagi syarat-syarat yang harus dipenuhi agar diterima Google Adsense. Sesulit itukah persyaratan yang diinginkan oleh pihak google?
Ya, syarat-syarat tersebut memang harus terpenuhi. Makanya sampai sekarang semua blog yang pernah saya bikin belum ada yang diterima oleh google. Untuk blog saya yang satu ini saya sudah Membuat Komitmen Untuk Bisa Diterima Adsense. Setelah banyak artikel tentang adsense yang saya baca, saya menyimpulkan sebagai berikut :
1. Originalitas Paling Utama
Baik itu berbentuk website atau pun blog, yang paling penting adalah unsur orisinil. Baik itu dari segi manfaat dan fungsi apabila itu berbentuk website, tidak ada tulisan copas apabila dalam bentuk blog. Jangan pernah mengaku kamu adalah blogger ketika kamu sudah bisa membuat blog di blog gratisan semacam blogspot atau wordpress tapi isi blog mu hamir semuanya hasil copas dari tulisan orang lain. Sungguh, itu benar-benar nggak disukai google sama sekali. Jangankan google, orang aja males bacanya kalau itu hasil copas.
2. Banyak Pengunjung Paling Utama
"Lho, kenapa banyak pengunjung juga yang paling utama? Kan diatas udah ditulis bahwa originalitas adalah yang paling utama?"
Sebenarnya unsur keaslian blog dan jumlah pengunjung blog yang banyak itu sejajar. Bukan sejajar sih, tapi kedua unsur tersebut harus terpenuhi. Nggak bakal diterima google adsense kalau tulisan di blog mu semua original, tapi pengunjungnya sehari 500 aja nggak ada. Dan nggak bakal diterima google juga kalau pengunjungmu dalam sehari bisa mencapai puluhan ribu, tapi semua isinya hasil copas dari blog orang. Jadi yang benar-benar paling utama harus dipenuhi adalah kedua unsur ini. Originalitas dan Banyak Pengunjung.
Nah, setelah itu baru unsur lainnya yang mempengaruhi diterima atau tidaknya blog/website kita oleh google adsense. Diantaranya :
- Jumlah artikel yang banyak
- Ranking di alexa yang ramping
- Jumlah backlink berkualitas yang banyak
- Blog sudah berumur cukup lama (minimal 6 bulan)
Penyakit para blogger pemula adalah "malas". Sebenarnya kalau seorang pemula bisa rutin menulis 2 hingga 5 tulisan diblog dengan suatu tema yang sudah ditentukan, dalam jangka waktu enam bulan saja pasti blog tersebut sudah mendapatkan banyak pengunjung.Walaupun orang tersebut belum mengerti tentang Search Engine Optimization (SEO) blog. Apalagi kalau ditambah mengerti tentang SEO blog, wahhh pasti banjir pengunjung blog tersebut tiap harinya.
Saya rasa hanya itu dulu yang bisa saya tulisa tentang Membuat Blog Disukai Oleh Google Adsense dalam tulisan ini. Kesimpulannya hanya dua unsur penting agar diterima oleh google adsense, yaitu Originalitas dan Pengunjung yang banyak.
Salam dibaliktopeng.com. (Dibalik Topeng, Informasi nyata yang kamu butuhkan)

