10 Alasan Kenapa Kakek Lebih Sehat dari Kita
Seorang pasien mengeluh batuk-batuk tidak sembuh-sembuh. Sudah beberapa kali dibilangin untuk mengurangi rokoknya, tapi selalu aja menjawab, "Lha simbahku ngerokok sampai sekarang umur 90 tahun lebih tetep sehat, Mas Bro Dokter."
Pernah juga untuk buktiin omongannya dia ajak simbahnya check up dan memang di usianya 90 tahun simbahnya termasuk sehat sekali, pandangan dan pendengaran masih jelas, tidak ada keluhan sama sekali.
Hmm... Sampai segitunya baru saya percaya dibawa kakeknya tapi akhirnya alasan-alasan dia terpatahkan juga setelah sedikit saya kasih kultum dan sekarang udah mulai pelan-pelan mengurangi kebiasaan rokoknya.
Berikut ini pandangan saya kenapa kakek kita tampak lebih sehat dan bahkan jarang terserang sakit kecuali sakit tua.
![]() |
| jaman edan (sumber : gags) |
1. Makanannya simbah tidak neko-neko; ada bayam dimakan, ada gadung dimakan, ada ketela dimakan, ada kecipir dimakan. Nah kalau sekarang tidak makan ke pizza atau McD tidak gaul.
2. Simbah ke mana-mana jalan kaki kalau tidak bersepeda, itu pun sudah lumayan bangsawan kalau sudah punya sepeda. Dulu simbah saya kalau beliau cerita manggul jendal/ketela pohon sambil jalan berkilo-kilo sudah biasa, bahkan sering transit dulu kalau sudah kemalaman di jalan, yah numpang di tempat kerabat atau teman dagangnya. Kalau sekarang tidak pakai ninja atau satria katanya tidak gaul.
3. Bumbu-bumbu jaman dulu masih asli hasil dari alam nah sekarang sudah banyak yang instan bahkan nasi goreng, bubur ayam saja sudah tinggal seduh, belum lagi ada sosis, nugget, ada pewarna, pemanis, pengawet dan pewangi makanan sudah seperti cucian saja pakai pewangi.
4. Orang sekarang malas olahraga, lebih asik jalan di mall atau nonton tv di rumah tidak kehujanan tidak kepanasan bisa sambil online ketawa-ketiwi sendiri liat YouTube: gags just for laugh (haha gue banget) hmm... Gimana mau sehat kalau kurang gerak.
5. Jaman dulu simbah ngerokoknya ngelinting sendiri, paling sehari 2 - 3 linting tambah cengkeh kadang-kadang pakai menyan sampai kalau digendong simbah kakung pulang-pulang ikutan bau menyan dikiranya ikutan ngerokok padahal memang iya haha... Kalau rokok jaman sekarang katanya lebih rendah kadar tar dan nikotinnya tapi kalau sehari habis 1-2 bungkus yah sama saja.
6. Polusi jaman dulu tidak sehoror sekarang, pagi-pagi buka pintu rencana mau ajojing aja baru keluar pagar sudah disembur truk tronton yang tiap hari lewat depan rumah. Hadehh.. Gimana mau dapat fresh air, yang ada engap ni napas. Belum lagi masalah air yang makin tercemar, banyak perumahan jarak septic tenk-nya bisa dibayangin sendiri seberapa dekatnya? Setau saya dulu ada pelajaran kalau jarak septic tank harus sekian meter, nah sekarang belakang sumur kita udah septic tank tetangga. Terpaksa deh beli F*ckqua. Bule lagi yang untung dah...
7. Penyakit sekarang juga ngeri, pada tidak sopan-sopan datangnya suka tiba-tiba ya ada flu burunglah, flu babilah, flu singapurlah, belum lagi penyakit-penyakit yang mainstream semacam HIV AIDS yang penyebarannya semakin cepat karena seks bebas dan jarum suntik narkoba. Beda sama jaman dulu palingan kalau flu ya lokal saja, tidak perlu sampai singapur (baca hand foot & mouth disease).
8. Makan sayur dan buah bagus, tapi kalau sayurnya disemprot pestisida, apelnya disuntik pengawet, ikannya direndem formalin, kerupuknya dikasih boraks, semangkanya disuntik pemanis gimana mau jadi sehat? Yang ada malah makin buruk kesehatan. Beda sama jaman dulu pak tani nanem sayur dan buah pupuknya diambil dari kandang sendiri yang lebih alami.
9. Orang dulu tidak gampang galau, orang sekarang dikit-dikit galau, dikit-dikit stress, kayanya jaman dulu tidak segitunya, kata simbah yang penting makan tidak makan asal ngumpul. Orang sekarang sesuatu yang tidak penting saja kadang dibuat masalah besar ujung-ujungnya pusing sendiri. Orang yang sering galau mudah kena penyakit lho karena sistem imunnya terganggu.
10. Orang sekarang gede gengsinya kalau tidak naik motor/mobil gengsi, kalau tidak makan makanan mahal gengsi, kalau olahraga tidak di fitness center gengsi, kalau sakit harus dirawat apa masih gengsi? Yuk buang gengsi dan kembali meniru kebiasaan kakek kita berusaha mencari makanan yang alami walau sulit, banyak aktivitas fisik dan tidak bermalasan supaya terus sehat.
Yah itu sekelumit kenapa orang dulu beda sama orang sekarang, masih buanyak faktor lain yang harus kita pahami dan telusuri kenapa poblem kesehatan orang sekarang lebih kompleks, kenapa harapan hidup sekarang lebih rendah. Kesehatan kita salah satunya tergantung dari apa yang kita makan. Jadi jagalah kesehatanmu mulai dari kebiasaan makanmu dan tentunya berhentilah mendzolimi diri sendiri dengan rokok.
Penulis : dr. Wahyu Triasmara (DRW) (diambil dari kompasiana)
Follow twitter Dibalik Topeng @db_topeng dan instagram @dibaliktopeng . Simak berita-berita menarik terbaru dari Dibalik Topeng.


0 comments